Cari Jaket di Respiro Bogor

Jumat, 18 Maret 2016

Your Strength can kill you .....

⁠⁠⁠BUAT YANG MEMPUNYAI JIWA PENGUSAHA....(ENTREPRENEUR)
Your Strength can kill you .....

Seorang teman saya, sebut saja namanya Bintang, mengontak saya minggu yang lalu. Bintang bekerja di sebuah perusahaan minyak dan baru saja menyelesaikan kontraknya di luar negeri.
Biasanya dia selalu mengambil 2 tahun kontrak kerja.
Seringkali di akhir masa kerjanya Bintang punya 2-3 alternatives, memperpanjang kontraknya atau menandatangani kontrak baru di tempat lain.
Masalahnya kali ini dunia oil and gas sedang dilanda krisis. Jadi kontraknya tidak diperpanjang. Dan pulanglah dia ke tanah air. Ternyata industry oil and gas juga mengalami situasi yang sama di sini. Mereka juga sedang sangat fokus pada effiensi dan mungkin harus mempertimbangkan untuk merumahkan karyawan-karyawan mereka.
Jadi Bintang pun kesulitan mendapatkan pekerjaan yang baru.
Padahal a career in oil and gas is all his life.
Dia tidak pernah mempertimbangkan untuk bekerja di industri lain atau bahkan dia juga tidak pernah belajar apapun selain di industri itu.
Jadi sekarang Bintang makin kesulitan mendapatkan pekerjaan, meskipun tadinya he was considered as one of the super talent in oil and gaz indutstry (makanya kontraknya selalu diperpanjang terus, dengan kenaikan gaji yang lumayan pula).
Bintang pun galau dan kebingungan apa yang harus dilakukan?

Kasus Bintang adalah kasus klasik di mana seseorang (atau sebuah organisasi) merasa mempunyai strength yang hebat, dan kemudian berhenti belajar dan menganggap bahwa strength itu bisa menjadi modal kuat untuk seumur hidupnya.

Tetangga saya adalah seorang penjual kain dan mempunyai kios di pasar. Sebut saja namanya Pak Jatmiko. Pak Jatmijo selalu ke Pasar Klewer di Solo setiap beberapa minggu sekali. Kemudian Pak Jatmiko akan menjual kain di pasar. Pelanggannya adalah para pembeli kain yang kemudian akan pergi ke penjahit untuk menjahitkan kain tersebut menjadi baju sesuai selera mereka.
Pak Jatmiko mempunyai good understanding kain dengan corak mana yang akan disukai pelanggannya. Dia juga mempunyai communication skills yang baik untuk berhubungan dengan pelanggannya.
Dengan strength itu pak Jatmiko menjadi pedagang yang berhasil dan dia pun menjadi salah satu orang terkaya di kampung kami.
Sampai suatu saat ........
Orang orang di kampung kami mulai malas menjahitkan baju. Mereka mulai tidak sabar.
Mereka mulai beralih ke membeli baju jadi yang sudah siap dipakai.
Pak Jatmiko tidak berfikir ke sana karena dia selalu berfikir bahwa dia adalah penjual kain.
Akibatnya bisnisnya pun pelan pelan menurun drastis. Dan dari predikat sebagai salah satu orang terkaya akhirnya pendapatannya pun turun drastis.
Apakah anda melihat similarity antara kasusnya Bintang dan kasusnya Pak Jatmiko.
Dua-duanya adalah kasus di mana orang terlalu percaya dengan strengthnya tetapi akhirnya karietnya harus mati pelan pelan .
Dan itu ternyata tidak hanya berlaku bagi individu. Itu juga berlaku bagi organisasi atau perusahaan.

Kodak mati pelan pelan karena mereka terlalu percaya pada strength mereka (kemampuan membuat tinta cetak foto yang bagus), padahal orang-orang lama-lama tidak mencetak foto lagi.
Pada saat mereka telat untuk mengubah diri mereka pun mati pelan-pelan.


Nokia Mobile Phone, juga mengalami nasib tragis.
Mereka mempunyai strength di voice quality of the phone and user friendly of the menu.
Tetapi pada saat orang tidak lagi menggunakan hanphone untuk menelpon dan lebih suka browsing and messaging, they lost their competitive advantage and business performance nya pun turun menukik tajam.
Juha Akras, HR leader mereka,  dalam sebuah interview dengan Business week menyatakan bahwa yang Nokia hadapi waktu itu adalah "ignorance complacency" dan bukanlah "arrogant complacency".
Still, it was a compacency case kan?
Tidak semua organisasi gagal. Ada juga yang berhasil.
IBM berhasil mengubah dirinya dari sebuah product company (mainframe) menjadi service company (consulting service ... dll).
Gerai-gerai Fuji Image Plaza yang tidak relevant lagi (karena orang tidak mencetak foto lagi), berubah menjadi 7-Eleven, atau Sevel kata anak-anak muda sekarang. And now they are even more succesfull.
So it is difficult but it is not impossible.
Mungkin dilakukan sih.
Seperti kita yang terbiasa menulis dengan tangan kanan (dan itu menjadi strength kita), ternyata suatu saat kita kecelakaan dan tangan kanan kita patah.
Touch the wood, and hope it will never happen.
Still, seandainya itu terjadi, dan ternyata kita tidak pernah belajar menulis dengan tangan kiri, we will really be in the deep shit, kan?

What is the learning lesson.
Mbok ya kadang kadang belajar menulis dengan tangan kiri?
(Atau sebaliknya, kalau anda kidal).
Apakah anda harus menunggu untuk patah tangan baru belajar menulis dengan tangan kiri?
Apakah perusahaan harus menunggu untuk bangkrut dulu dan baru mencari capability yang baru?
Apakah anda harus kehilangan pekerjaan dan kesulitan mencari pekerjaan baru sebelum anda mempelajari skills yang lain?
Learn to write with both hands.
If one hand cannot write well, practice then.
Learn the new skills for your career, they might save your life!

Jadi bagaimana dong.

Berikut adalah beberapa langkah yang bisa anda terapkan.

1) Follow the global trend.
What is happening and what will be happen in the future.
Issue issue green environment sudah ditiupkan sejak tahun 1980-an. Di Eropa  malah sudah banyak Partai Politik yang green.
Sejak saat itu ....
Tinggal menunggu waktunya  bahwa harga minyak akan jatuh.
Dan ini berlaku dalam semua industry.
Kalau anda di dunia photography anda harus ya sudah mengamati bahwa jumlah photo yang dicetak  makin lama makin turun.
Kalau anda di banking industry, mestinya anda mengamati bahwa jumlah pelanggan yang pergi ke branch makin sedikit, karena mereka lebih suka menggunakan ATM, digital banking atau mobile banking.
Observe what happen in your industry. Observe what happen with consumer behavior.

2) Identify what are the potential gaps.
Based on your observation, identify what are the new skills that you need to learn.
Pak Djatmiko mungkin harus mengubah bisnisnya menjadi toko pakaian jadi.
Kodak mungkin harus mengembangkan organizational capability dalam digital and software.
What are the new skills that you need to learn?

3) Learn again.

Pelajarilah hal baru tersebut. Make it become a priority.
Mungkin ada yang lebih suka olahraga berlari daripada berenang. Tapi kalau suatu saat anda tenggelam di sungai atau di pantai, anda akan bersyukur bahwa anda pernah belajar  berenang.
Mungkin anda enjoy dan hobby mempelajari skills yang berhubungan dengan pekerjaan anda yang sekarang. But you never know, a new skills can save your career and your life in the future.

4) Build your network.
Again,  enhance your network with people not only from your industry, but from other indistry. You will learn more information. And they can share more knowledge when you need them.
Sometimes, when you will need job, they can safe your life.

5) Consider carefuy if you want to stay in this job our change your career.

After looking at the trend and you develop your competences, you need to carefully analyze if you want to stay or you want to move with a new career.
I left Nokia during the glory time, and I got 3 job offers.
I would have more difficulty in finding new jobs if they were already in big difficulty.
I moved from Telco industry to Banking industry 3 years ago.
The timing is everything.
Dont follow Bintang where he only try to find new job when he lost his job.
Actually the best time to find a job is when you still have a job, and you perform well in that job. You will have a strong bargaining and negotiation power.
Jadi kemampuan anda membaca situasi dan mengambil keputusan yang tepat pada saat yang tepat adalah satu hal yang akan menyelamatkan karier dan hidup anda .

Remember, your strength can kill your ( or your career).
So you better have a plan B to save your career (and your life).

Salam Hangat

Rabu, 16 Maret 2016

PAHAMI FUNGSI LAMPU DEKAT DAN JAUH

HIMBAUAN!!
PARA PENGENDARA, PAHAMI FUNGSI LAMPU DEKAT DAN JAUH YA...
Lampu merupakan salah satu perangkat penting pada kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor. Lampu berfungsi sebagai penerang bagi pengendara yang melintas di jalur gelap terutama pada malam hari.
Arah sinar lampu kendaraan dapat diatur dalam dua pilihan. Pertama, Low Beam, sinar lampu menyorot ke arah bawah bagian depan jalan yang akan dilalui pengendara, atau biasa kita sebut lampu dekat.
Kedua adalah High Beam. Sinar lampu pada high beam ini menyorot ke arah tengah-depan jalan yang akan dilalui pengendara (sejajar posisi lampu), atau biasa kita menyebutnya lampu jauh.
Lampu dekat, digunakan pada jalan-jalan yang mempunyai penerangan cukup, atau yang ramai lalu-lintasnya. Sementara lampu jauh, digunakan pada jalan-jalan yang sepi dan minim penerangan.
lampu jauh dilarang digunakan di jalan-jalan yang padat lalu-lintasnya atau jika ada pengandara lain dari arah yang berlawanan. Karena sinar terang pada lampu jauh dapat menyebabkan pengendara di depan terganggu penglihatannya karena silau.





Pada orang yang mengalami gangguan mata astigmatisme (bahasa awamnya mata silinder), kesilauan yang dirasa akan lebih intense. Orang dengan mata silinder akan terganggu pandangannya jika berhadapan dengan cahaya terang. Pada kasus tertentu, orang bermata silinder akan tertutup seluruh pandangannya. Pada kasus lain, sinar terang akan membuat pandangan matanya jadi gelap total.


Kecelakaan sangat mungkin terjadi dalam kondisi seperti ini. Celakanya lagi, jumlah pengidap astigmatisme ternyata sangat banyak sekali di dunia ini. Wikipedia menyebut, satu dari tiga orang di dunia mempunyai gangguan mata silinder dalam berbagai tingkatan.
Oleh karena itu, untuk keselamatan kita bersama, gunakan lampu kendaraan secara benar. Usahakan selalu menggunakan lampu dekat, lampu jauh hanya digunakan dalam keadaan tertentu saja atau dalam keadaan terpaksa. Mohon bantuannya untuk ikut berbagi agar semakin banyak orang yang tahu cara menggunakan lampu kendaraan.
Sumber : https://www.facebook.com/DivHumasPolri/

Jumat, 11 Maret 2016

Bisnis Tanpa Modal?! Saya Sudah Melakukan... Saya Sudah Membuktikan!

Sumber: Facebook
Postingan sebelumnya makin hotttt! Langsung pada bejibun komentarnya berbagi ilmu Bisnis Tanpa Modal! Nanti ada 3 orang yang saya kasih buku yaa..
Saya pun mau cerita, apa yang saya lakukan mencari uang waktu jaman dulu kala memulai usaha. Langkahnya seperti ini:
Jualkan produk orang lain ⇨ kumpulkan keuntungannya ⇨ gunakan untuk modal bisnis lainnya ⇨ putar terus keuntungannya untuk menambah stock barang ⇨ Tunda kesenangan, gunakan secukupnya untuk kebutuhan.
Agustus 1998 saya mulai kuliah di Universitas Gadjah Mada, seminggu setelah ospek saya sudah berpikir keras untuk bisa mencari uang sendiri. Sebagai anak yatim yang nekat kuliah, saya harus tau diri karena sudah berjanji pada ibu, bahwa saya akan kuliah dengan biaya yang saya cari sendiri!
Pekerjaan saya pertama dalam 3 bulan adalah menjadi penjaga penitipan tas di Swalayan Kopma UGM, fee nya 21.000/minggu. Kecil? Ya iyalaaah hehe.. Namun dalam waktu 3 bulan itu saya belajar banyak bagaimana duit diputar di bisnis swalayan, ada yang suppliyer, barang di pajang, lalu terjadi penjualan..
Akhirnya saya dapat ide, jualin produk orang lain, ambil selisih harganya, kumpulkan keuntungannya!
Ada kawan punya celana gunung, saya ambil 20, saya bantu jualkan. Harga celana 35.000 saya jual 50.000, Sampai kalau kuliah bawa tas ransel isinya celana gunung semua.
*trims untuk mas Broto
Ada kawan bisa produksi jaket, saya minta samplenya, saya tawarkan kepada orang-orang yang mau pesan. Termasuk ke komunitas-komunitas mahasiswa, Satu jaket harga 55.000 saya jual 85.000!
*Trims untuk mas Fauzan dan Mbak Warni
Ada teman yang punya produk kaos unik, saya ambil 30, muter saya jualkan dari kopma ke Kopma, kaos harga 25.000 saya jual 45.000. Ada juga stikernya yang unik, saya ambil bergepok-gepok, tiap awal bulan laporan jualannya.
*Trims untuk Mas Adez
Ada kawan bisa bikin gantungan kunci, pin, souvenir. Saya bantu jualkan tiap ada pesanan, saya desain sendiri, saya lempar ke kawan saya untuk dikerjakan. Dari situ ambil keuntungan
*Trims untuk mas Purwanto dan Mbak Peni
Ada kawan bisa sablon spanduk, rontek, umbul-umbul, saya carikan job orderan dari kantor-kantor, dapat komisi sampai 30% dari total pembuatan.
*Trims untuk mas Zamani
Dan masih banyak produk lainnya yang saya makelari.. Marketing! Makelar is Everthing!
Dari hasil jualan produk orang itu, sebagian uangnya untuk kebutuhan yang ngirit, bayar kuliah, dan saya berikan untuk ibu saya. sebagian lagi saya kumpulkan untuk modal bisnis kedua!
Apa itu?
SUPPLIYER STICKER KAMPUS!
Saya belajar desain sendiri dengan Corel 5 di sebuah rental komputer sederhana, pulang kuliah bisa berjam-jam sampai sore saya utak atik sendiri, kadang dibantu yang jaga rentalan ketika saya kesulitan.
*Trims Mas Eko dan Mas Pri.
Terus saya mulai belanja alat-alat sablon, kertas stiker, cat, dan lain-lain. Desain buatan sendiri saya print, ada kawan saya di desa saya ajak belajar nyablon, terus ujicoba, makin lancar, stiker mulai dikerjakan. Dari satu desain.. dua desain.. hingga ratusan desain!
Stiker saya drop ke Kopma-Kopmas kampus di Jogja dan Solo. Dari Kopma UGM, UII, UMY, UNY, YKPN, UPN, UNS, UMS, dan lain-lain!
Tahun 2002, omzet jualan saya dengan menyuplai stiker kampus sudah 3-4 juta/bulan, dengan keuntungan bersih bisa sampai 2 juta/bulan. Tiap awal bulan stiker saya drop, tunggu penjualan, nanti bulan depan saya ambil laporannya.
Siang panas, hujan badai keliling naik motor hingga ke Solo menyuplai sticker adalah biasa, pernah nekat pulang membawa 30 lembar gulungan stiker dengan dislempangkan di badan, sampai rumah bekas rafianya memerah di kulit dengan ngilu yang tak hilang semalaman.
Ketika lulus kuliah tahun 2004, saya memulai usaha Kedai Digital awal tahun 2005, peninggalan bisnis stiker saya di beberapa Kopma masih tersisa, ada beberapa etalase yang saya hibahkan untuk kopma dan karyawan disana agar bisa dimanfaatkan untuk lainnya.
Kalau kamu melihat saya sekarang, dengan tulisan atau seminar yang bisa menginspirasi banyak orang, ini bukan hasil yang instan. Ini adalah hasil pengalaman perjalanan panjang berbisnis jatuh bangun, hancur lebur, bangkit lagi sejak tahun 1998...
Nama saya Saptuari Sugiharto, saya kuliah di UGM selama 5 tahun 8 bulan.. Ketika di wisuda bareng 4000 mahasiswa, saya bisa menegakkan kepala.. Saya sudah membuktikan bisa kuliah tanpa harus menjadi peminta-minta dan merepotkan orang tua!
Salam,
@Saptuari
Note: kisah saya bisa dilihat di video di bawah ini yang pernah tayang di RCTI, TVONE, METRO TV, dan KOMPAS TV, semoga menginspirasi..

Kamis, 10 Maret 2016

ISTRI BIJAKSANA

Ada seorang pria, tidak lolos ujian masuk universitas, orang tuanya pun menikahkan ia dengan seorang wanita.

Setelah menikah, ia mengajar di sekolah dasar. Karena tidak punya pengalaman, maka belum satu minggu mengajar sudah dikeluarkan.

Setelah pulang ke rumah, sang istri menghapuskan air mata nya, menghiburnya dengan berkata: "Banyak ilmu di dalam otak, ada orang yang bisa menuangkannya, ada orang yang tidak bisa menuangkannya. Tidak perlu bersedih karena hal ini. mungkin ada pekerjaan yang lebih cocok untukmu sedang menantimu."

Kemudian, ia pergi bekerja keluar, juga dipecat oleh bosnya, karena gerakannya yang lambat.

Saat itu sang istri berkata padanya, kegesitan tangan-kaki setiap orang berbeda, orang lain sudah bekerja beberapa tahun lamanya, dan kamu hanya belajar di sekolah, bagaimana bisa cepat?

Kemudian ia bekerja lagi di banyak pekerjaan lain, namun tidak ada satu pun, semuanya gagal di tengah jalan.

Namun, setiap kali ia pulang dengan patah semangat, sang istri selalu menghiburnya, tidak pernah mengeluh.

Ketika sudah berumur 30 tahun-an, ia mulai dapat berkat sedikit melalui bakat berbahasanya, menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicara.

Kemudian, ia membuka sekolah siswa cacat, dan akhirnya ia bisa membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat di berbagai kota.

Ia sudah menjadi bos yang memiliki harta kekayaan berlimpah.

Suatu hari, ia yang sekarang sudah sukses besar, bertanya kepada sang istri, bahwa ketika dirinya sendiri saja sudah merasakan masa depan yang suram, mengapa engkau tetap begitu percaya kepada ku?


Ternyata jawaban sang istri sangat polos dan sederhana.

Sang istri menjawab: sebidang tanah, tidak cocok untuk menanam gandum, bisa dicoba menanam kacang, jika kacang pun tidak bisa tumbuh dengan baik, bisa ditanam buah-buahan; jika buah-buahan pun tidak bisa tumbuh, semaikan bibit gandum hitam pasti bisa berbunga. karena sebidang tanah, pasti ada bibit yang cocok untuknya, dan pasti bisa menghasilkan panen dari nya.

Mendengar penjelasan sang istri, ia pun terharu mengeluarkan air mata. Keyakinan kuat, katabahan serta kasih sayang sang istri, bagaikan sebutir bibit yang unggul;

Semua prestasi pada dirinya, semua adalah keajaiban berkat bibit unggul yang kukuh sehingga tumbuh dan berkembang menjadi kenyataan.

Di dunia ini tidak ada seorang pun adalah sampah. hanya saja tidak ditempatkan di posisi yang tepat.

Setelah membaca cerita ini, jangan dibiarkan saja, sharing dan teruskan ke orang lain, Anda adalah orang yang berbahagia.

Delapan kalimat di bawah ini, semuanya adalah intisari kehidupan:

1. Orang yang tidak tahu menghargai sesuatu, biarpun diberi gunung emas pun tidak akan bisa merasakan kebahagiaan.

2. Orang yang tidak bisa toleransi, seberapa banyak teman pun, akhirnya semua akan meninggalkannya.

3. Orang yang tidak tahu bersyukur, seberapa pintar pun, tidak akan sukses.

4. Orang yang tidak bisa bertindak nyata, seberapa cerdas pun tidak akan tercapai cita-cita nya.

5. Orang yang tidak bisa bekerjasama dengan orang lain, seberapa giat bekerja pun tidak akan mendapatkan hasil yang optimal.

6. Orang yang tidak bisa menabung, terus mendapatkan rejeki pun tidak akan bisa menjadi kaya.

7. Orang yang tidak bisa merasa puas, seberapa kaya pun tidak akan bisa bahagia.

8. Orang yang tidak bisa menjaga kesehatan, terus melakukan pengobatan pun tidak akan berusia panjang.

Kamis, 03 Maret 2016

BERUBAH ATAU TERBAKAR

BERUBAH   ATAU  TERBAKAR

  السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Hari ini salah satu bank terbesar di Belanda mem PHK 550 orang Tellernya,ini terjadi karena meningkatnya transaksi  online,bahkan Teller rencananya digantikan dengan robot, kemudian dihari yang sama Pengemudi  angkutan umum mengadakan demo besar-besaran di depan Balai Kota Pemrpov DKI,dengan alasan terjadinya persaingan yang  tidak sehat antara Angkutan resmi dan Angkutan via online,dengan dasar aplikasi online semua orang bisa mengangkut penumpang,tanpa mengajukan ijin resmi kepada Dishub. Ternyata pemesanan angkutan via online membuat tidak nyaman penghasilan angkutan resmi.

Pusat Grosir Terbesar di Indonesia, Tenabang, saat ini sudah mulai sepi,kios-kios yang harga sewanya pertahun hingga ratusan juta sudah tidak seramai dulu,pengunjung malas berkunjung karena penuh sesak,tempat terlalu luas,alasan paling utama karena bisa beli via online,tinggal buka web,pilih langsung klik dan pesan via online ngga perlu repot-repot.

Hari ini juga aplikasi online gratis yang menghubungkan antara agent property dengan Developer property di launching,namanya PROJEK,aplikasi ini terinspirasi dari GOJEK yang sudah mewabah di bumi pertiwi,sedehana aplikasi PROJEK dengan tagline EVERYBODY CAN SELL,ingin mengatakan bahwa semua orang bisa menjadi pedagang,penjual apapun profesi utamanya,cukup mengunduh aplikasinya dan ikuti instruksi yang ada,fee yang diterima oleh agent pun juga sudah tertera diaplikasi tersebut.

Fenomena yang terjadi saat ini didunia sudah mengalami perubahan,”Dunia semesta semakin mendekat,semakin menempel satu sama lain” kata Jenny M.Xue Kolumnis terkenal yang sering mengisi di kolom Tabloid Kontan,dunia digital marketing membawa orang semakin serasa lebih kenal,lebih dekat,lebih berani terbuka,lebih berani membangun personal branding.


Dan ternyata bukan hanya fenomena tetapi kenyataan yang akan dihadapi terus menerus,dari Dunia Iterasi yang selalu melakukan repetisi lanjut ke Dunia Innovasi dan sekarang dunia terdisrupsi,kata lainnya DOING THE NEW THING THAT MAKE THE OLD ONES OBSOLOTE,ini yang dijelaskan oleh Prof Rhenald Kasali saat launching Aplikasi PROJEK.

Fungsi karyawan yang hanya mencari nafkah berangkat pagi pulang malam,sedikit demi sedikit sudah tergantikan dengan disruption teknologi,peluang bisnis makin zigzag,makin lentur bak roller coaster,masyarakat “miskin modal” dengan ide brilliant bukan halangan mendapatkan penghasilan unlimite,dunia mengakui,angel investor bergerak smooth,they want origin idea yang memberikan solusi bagi dunia,ide tidak hanya mengalir dari para kapitalis ringkih tapi dari “anak muda” yang disebut Gen C (rhenal kasali mode on) yang melakukan gebrakan ide yang tak butuh tempat yang ajeg,cyber place is the new place mengkolaborasi ide,bahkan generasi Jelita(Jelang Lima Puluh Tahun)  pun nggak mau kalah,biar umur sudah Jelita,tapi ide2 masih “Muda”,Aplikasi PROJEK diendorse oleh mereka.

Prinsipnya sekarang kita dunia sudah berubah,secara nilai-nilai yang ajeg kita tetap harus pertahankan,tetapi perangkat ,tools,media yang ada harus sudah menjadi fokus kita kedepan,melek teknologi,mensinergikan ide dengan tools tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para entrepreneurs,ada banyak peluang-peluang make money dari disruption era ini,mental block bahwa menjadi karyawan pilihan yang paling nyaman untuk saat ini sebaiknya sudah mulai diubah,ke depan peran –peran pelayanan berulang-ulang sudah tergantikan,Gate Tol saja sdh pakai E-Money ,mungkin beberapa tahun kedepan petugas pintu Tol sudah menghilang.So apa yang harus kita lakukan ke depannya :

1.Merubah Mindset
Ubah pola pikir kita tentang dunia ini,kita hidup buat makan atau makan untuk hidup?nilai-nilai ketauhidan merubah mindset kita tentang hidup,kalau hidup hanya  bertujuan untuk menyambung hidup,tidak akan ada kemuliaan disitu,kata nabi : “Sebaik-baiknya manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain”,merubah mindset akan merubah persepsi kita tentang dunia,berbisnis adalah “MENCARI SOLUSI”. Membangun bisnis tujuannya memberikan solusi,Zack Zuckerberg membuat Facebook tujuannya ingin menghubungkan antara manusia satu dengan lainnya, dalam satu plattform yang sama,Google membuat mesin pencari ingin memudahkan orang dalam mengorek informasi,Aplikasi GOJEK dibuat ingin memudahkan orang dalam memesan kendaraan.Jadi ubah mindset kita tentang uang

2.Akrab dengan teknologi
Hari ini puluhan media sosial sudah bertebaran dijagat maya,dunia semakin dekat,menempel satu sama lain,sudah saatnya keluhan kita terhadap gadget yang makin “menggila” ini disudahi,belajar lah pelan-pelan bagaimana menggunakan medsos di lini online ini,pelajari baik-baik dan bijak,banyak training-training dadakan dari komunitas-komunitas yang bisa diikuti. Semakin cepat kita belajar semakin mudah kita memahami dunia ini.

3.Personal Branding
Make Your Own Idea,dunia yang serba menempel telah “menelanjangi semua orang” .konsisten dan komitmen satu-satunya jalan dalam meleverage personal branding,jadilah diri sendiri,eksplore dengan baik,fokus pada apa yang menjadi kelebihan,tebar aura positif,buat apa adanya.Training-training motivasi dapat menambah “energi postif; kita dalam menaikkan kepercayaan diri dan memelihara motivasi

4.Bussines Model
Disini letak leverage make money,mulai mencoba membangun ide-ide kreatif dalam mengeksplore ide,jadilah part of solution,dokumentasikan,perbaiki lakukan penetrasi,banyak belajar,banyak silaturahmi,banyak ide-ide yang keluar hingga Disruption Era tampak indah di depan mata.

5.Berkomunitas
Hari gini masih Jomblo??eeh masih bisnis sendiri-sendiri??? Zaman sekarang zaman kolaborasi,zaman partisipasi.Komunitas bisnis,komunitas ide,komunitas hobby merubah persepsi kita tentang mencari modal yang mahal itu.Contoh simpel saja : Ada kawan butuh modal untuk akuisisi lahan property ratusan juta,dengan membroadcast hitung2an modal,keuntungan dalam satu menit langsung anggota komunitas merespon untuk membiayai,ngga perlu presentasi yang serba ribet,sulit,atraktif. Hal ini terjadi karena barrier koginitif dan afektif sudah selesai,sehingga anggota langsung menyambut tanpa perlu banyak tanya. Dengan berkomunitas personal branding akan lebih mudah dibuat.

6.Jurus Marketing Langitan
Ingat..!! Aksi-aksi philantropis akan membuat kita semakin bijak,hummble,berdaya guna,berbagi tidak akan mengurangi porsi rejeki malah rezeki semakin menjadi-jadi.

7.Action-action-action
Jangan pernah bosan,hidup didunia hanya sekali,berikan yang terbaik kepada diri anda,orang sekitar,lingkungan hingga agama,bangsa dan negara. Lakukan aksi dan aksi,evaluasi,perbaharui diri,berfikir positif semoga Allah memudahkan langkah kita.


Sekelumit untuk berbagi,Selalu Bertindak Optimis,hati-hati dan Berusaha Sukses Dalam Kemuliaan.

-----SALAM BERBAGI-----